FORSIMAS LUNCURKAN PROGRAM MASJID CYBER

DMINEWS, BANDA ACEH – Forum Silaturrahim Kemakmuran Masjid Serantau (FORSIMAS) telah meluncurkan website www.forsimas.org pada Sabtu (14/3).

Seperti dikutip laman serambinews.com, situs ini menyediakan informasi sebanyak lebih dari 4.000 alamat masjid se-dunia.

Melalui informasi alamat Masjid se-dunia ini, diharapkan umat Islam mudah memperoleh alamat masjid jika berada di luar negeri.

Pengurus Forsimas bidang Media Cyber, Teuku Farhan, S.Kom, berharap agar masyarakat Aceh yang sedang berpergian ke luar negeri dapat mengirimkan informasi tentang alaman masjid di negara tujuannya melalui email.

“Warga yang bepergian dan ingin berbagi alamat masjid di dunia bisa mengirim ke email: info@forsimas.org untuk menambah daftar alamat masjid di website forsimas,” tuturnya pada Sabtu (14/3).

Bersamaan dengan peluncuran website Forsimas, para pengurus masjid juga dilatih melalui kegiatan “Penyuluhan Program Masjid Cyber”.

Acara ini diikuti oleh 30 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Kota Banda Aceh dan berlangsung di Gedung Serbaguna DKM Aceh Darussalam, Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Sekretaris Pusat Forsimas, Drs. H. Hasan Basry, MA, menyatakan saat ini Forsimas mampu mengumpulkan ribuan alamat Masjid.

“Forsimas menjalin kerjasama dan silaturrahmi dengan komunitas Masjid di berbagai negara seperti, Fillipina, Vietnam, Hongkong, Australia, Malaysia, Brunei Darussalam, Afrika Selatan, Thailand, Kamboja, Myanmar, dan Indonesian,” tuturnya.

Dalam kegiatan yang diikuti 50 pimpinan Badan Koordinasi Masjid (BKM) dan 30 remaja masjid itu, para peserta dibekali pengetahuan dan pengenalan tentang cyber masjid.

Selanjutnya, remaja masjid pun akan memperoleh ‘pelatihan motivasi dan aplikatif selama tiga hari dalam waktu dekat.

“Forsimas akan menyeleksi 10 masjid di Kota Banda Aceh sebagai model atau ‘pilot project’ yang akan dilengkapi dengan perangkat laptop, kamera dan ‘Wifi’ area,” papar Teuku Farhan.

Masjid yang terpilih, lanjutnya, akan mampu mendokumentasikan segala bentuk aktivitas dan program masjid, termasuk aktif memantau perkembangan Islam melalui website.

“Mengenai Wi Fi area, penerapannya akan berbeda dengan Wi Fi warung kopi,” ungkapnya.

Adapun pemateri lainnya, Teuku Zulkhairi, menyatakan jika hari ini melihat umat Islam menghadapi berbagai persoalan yang menghantam mereka.

“Kita harus melihat Masjid sebagai fondasi dan solusi penting yang harus berperan untuk mengeluarkan umat dari persoalan mereka,” ungkapnya.

Kegiatan “Penyuluhan Program Masjid Cyber” ini terlaksana atas kerjasama Dewan Kemakmuran Masjid Aceh (DKMA) dan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Sumber

Leave your reply


*

Current day month ye@r *