KOSONGKAN PERUT DAN PUASA AROFAH

Oleh : Drs.H. Karsidi Diningrat, M.Ag

“Allah Swt berkata dalam hadits mikraj: “Wahai Ahmad (Muhammad)! Ssungguhnya hamba-Ku, jika dia mengosongkan perutnya dan menjaga lidahnya maka Aku akan mengajarkan kepadanya hikmah. Jika dia seorang kafir maka hikmah itu akan menjadi hujah dan bencana atasnya. Namun, jika dia seorang mukmin maka hikmah itu akan menjadi cahaya, petunjuk, penawar dan rahmat baginya. Dengan itu dia mengetahui apa yang tidak diketahui sebelumnya dan melihat apa yang tidak dilihat sebelumnya. Adapun yang pertama-tama Aku perlihatkan kepadanya adalah aib-aib dirinya sehingga dia tidak sempat lagi memperhatikan aib-aib orang lain. Kemudian Aku perlihatkan rincian-rincian ilmu, sehingga setan tidak bisa masuk kepadanya.”

Rasulullah bersabda, “Makan dengan rakus merusak hikmah, dan terlalu kenyang menghijabi kecerdasan.” “Barangsiapa makan karena syahwat maka Allah haramkan hikmah atas hatinya.”

Lebih lanjut Rasulullah saw bersabda, “Cahaya hikmah adalah lapar, sedang perut yang kenyang jauh dari Allah … Janganlah engkau mengenyangkan perutmu, karena yang demikian itu akan memadamkan cahaya makrifah dalam hatimu.”

Jika kita menginginkan hikmah mengalir dalam pikiran dan perbuatan kita maka kosongkanlah perut kita dengan melakukan puasa. Dalam puasa banyak sekali kebajikan.

Puasa merupakan salah satu bentuk ibadah yang, dari satu sisi bisa menyehatkan badan dan pada sisi lain, memberikan hikmah pada manusia.

Besok tanggal 9 Dhulhijjah bertepatan dengan 10 Agustus 2019, merupakan tanggal yang disunah untuk kita berpuasa sunnah Arofah, dimana jika kita melakukannya, maka akan dijamin diampuni dosa kita selama 2 tahun, satu tahun dosa sesudahnya dan satu tahun dosa yang akan datang. Semoga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

1
×
Salam
Can we help you?