Pelatihan Professionalisme Imam

PROGRAM UNGGULAN

Diantara program unggulan yang terlaksana dengan baik dibantu oleh Institut Latihan Islam Malaysia (ILIM) adalah Pelatihan Professionalisme Imam-imam se-Rantau, sebanyak 60 orang peserta berasal dari berbagai komunitas masjid yaitu:

  • Brunai Darussalam
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Kambodia
  • Thailand
  • Myanmar

Pelatihan berlangsung 10 hari dari tanggal 20 s/d 30 Maret 2010.

Demikian pula dengan dorong semangat memakmurkan masjid, FORSIMAS bersama dan dengan dukungan PP DKMA pada tanggal 6 s/d 10 Juli 2010 bertempat di Pulau Pinang menyelenggarakan Lokakarya:

“Mempersaudarakan Masjid-Masjid Negeri Pulau Pinang dengan Masjid-Masjid se-Provinsi Naggroe Aceh Darussalam”

Peserta dari Aceh, Indonesia terdiri dari 40 orang pengurus masjid dan 40 orang muslimat masjid. Lokakarya bersama antara Aceh dengan Negeri Pulau Pinang menyusun kerangka kerjasama untuk dilaksanakan bersama yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.

Komunitas masdjid-masjid Negeri Pulau Pinang diwakili oleh Persatuan Qaryah-Qaryah Masjid Negeri Pulau Pinang, sekaligus bertindak sebagai tuan rumah penyelenggaraan Lokakarya.

Hasil dari pada lokakarya anatara lain

“Sepakat Mempersaudarakan Masjid-Masjid Se-Aceh dengan Masjid-Masjid Negeri Pulau Pinang”

Persaudaraan akan diwujudkan dalam kerjasama peningkatan kualitas berbagai kegiatan berkaitan:

  1. Peningkatan kualitas managemen masjid
  2. Peningkatan kualitas penerapan konsep pembagian tanggung jawab pimpinan masjid dalam tiga bidang yaitu: Imarah, Idarah dan Ri’ayah.
  3. Majlis taklim pada masjid-masjid meningkat menjadi People Akademik dengan kajian berbagai issue yang melemahkan komunitas masjid terutama dalam bidang aqidah, syari’ah dan akhlaqul qarimah.
  4. Secara praktis, komunitas masjid kedua belah pihak saling mengambil manfaat daripada kelebihandan keunggulan masing-masing pihak.
  5. Saling mempertukarkan imam dan penceramah secara periodik sehingga terbina hubungan komunikasi dan pembelajaran yang intens dan berkesan.
  6. Penyelenggaraan temu terampilan bersifat Festival, peragaan keterampilan shalat yang sunny, keterampilan berdeklamasi, hafalan surat-surat pendek, terampil menerjemahkan bacaan doa, terampil menari dan bahkan terampil mementaskan group nasyid dengan nyanyian-nyanyian yang membangkitkan semangat belajar, kerjasama, persaudaraan dan lain-lain. Oleh group anak-anak usia 10 s/d 15 tahun.
  7. Diperkirakan hubungan kerjasama dengan semangat persaudaraan akan diisi pula dengan kerjasama perniagaan, pertukaran pelatih dalam bidang seni dan budaya yang islami.